Wednesday, November 19, 2008

......

November 19, 2008 0 Comments
Aku memandang detik detik dia jatuh ke bumi...
Indah, dan menebarkan wangi yang memabukkan...

Ku tertegun,
Mereka seakan menyuarakan kebebasan yang selama ini ingin kuteriakkan...
Keceriaan yang ingin kutabur kembali ke hari-hariku.
Kebahagiaan dan tawa yang ingin kurenggut paksa.

Hujan, adalah waktu airmataku melebur pergi bersamanya.
Bersama hujan, setiap teriakan kemarahan ku kan ikut hanyut.
Bersamanya juga, semua kekeringan dijiwa...akan lega walau sesaat...tanpa ada seorang pun yang tahu...

Aku cuma bisa berbisik bersama hujan ku...
Menangis, tertawa, berteriak dan juga berdansa...

Karena sepertinya hanya dia yang selalu setia menghampiriku dan kesendirian ku. tanpa emosi, tanpa pernah mengeluh, tanpa pernah mau membalas maupun memaksaku,,,

"aku lelah ibu,
kenapa aku?
kenapa bukan dia?
atau mereka?"

"kenapa terlalu banyak misteri
kenapa aku tidak bisa diperbolehkan menikmati kebebasanku
kenapa semuanya harus selalu yang terbaik"

Sampai habis nafasku, sampai habis dayaku, untuk membuktikan,
Aku tahu itu tidak akan pernah cukup

Sudahlah....
Perbolehkan aku kembali menjalani hidupku.
Ijinkan aku...

Aku hanya ingin bersamanya, dan menjalani hariku...
Ijinkan aku...

Cukup...
Hentikan...

Sunday, November 16, 2008

Permisi

November 16, 2008 0 Comments
Maaf,
untuk sementara yang punya blog hiatus dulu

Maaf juga,
tapi saya akan tetap blogwalking dan melakukan posting tentang review yang aneh-aneh

Maaf,
sebentar lagi blog ini akan dipindahkan ke website

Maaf,
blog ini nantinya mungkin akan tinggal kenangan tapi tetap akan dipergunakan untuk kepentingan mencari uang *cewe matre sayah* - hehehehehe

Maaf,
dalam rangka mempersiapkan website pribadi yang isinya seluruh isi blog ini dalam tampilan yang lebih baik, harap sabar yach ^_^

Maaf juga,
klo saya punya kesalahan , salah2 kata, salah2 perbuatan.

Silahkan tinggalkan pesan, setelah anda membaca kalimat terakhir ini.

Legra
-jojo

Tuesday, October 28, 2008

My Precious One

October 28, 2008 0 Comments
Tadi malam adalah puncak akumulasi stress, emosi dan tangisan.
Terakhir kali aku merasakan hal seperti ini, ketika seorang yang sangat kucintai mati
ditangan ku.

Ya...dia adalah ibuku.
Seiring dengan kematiannya, maka selama 2 tahun juga aku merasakan 'kematian' semu yang tak berbentuk.
Kosong, hampa dan hilang....
Segenap sukma dan raga seperti terenggut dengan paksa.
Aku seakan kembali ke dalam cangkang keras persembunyian ku yang nyaman. Sendiri, sepi dan egois.

Rasanya, sudah lama sekali aku tidak berdoa sedasyat semalam.Dan itu rasanya melegakan. Jujur, serangan penyakit berturut-turut dan bertubi-tubi yang sedang terjadi dalam diriku sekarang... tadinya tidak bisa kuterima. Aku malu, aku kecewa,aku stress, aku lelah, semuanya membuat emosi jiwa ku ups and down.

Aku bertanya padaNya, kenapa ini bisa terjadi?
Penyakit pertama yang menyerangku adalah infeksi kelenjar limpoma.
Dari sini, secara drastis aku harus berhati-hati dalam setiap kegiatan maupun pekerjaan yang aku lakukan. Kalau tidak maka aku akan drop lagi.
Penyakit yang jika aku tidak berhati-hati dan tidak menjalani pola hidup sehat, maka ke depannya bisa jadi kanker limphoma.

Dokter yang menangani ku menyarankan, aku untuk berhenti total dan beristirahat penuh selama 3 bulan. Bersenang-senang dan menikmati hidup.
Operasi yang dilakukan juga tidak aku hilangkan bekasnya, sebagai 'reminder' bahwa
sekarang aku punya KEKURANGAN :)

Apa yang kurasakan?
Sedih, senang, lega, bersyukur, dan juga kecewa.
Satu hal yang tidak pernah habis oleh akalku, selama ini bisa dikatakan hidupku sangat bersih. Semua kulakukan dengan secukupnya. Tidak merokok, tidak minum, tidak memakai obat-obatan terlarang. Tapi tetap saja, aku harus mengalami ini.

Kemudian, aku diserang oleh dua penyakit secara bersamaan.
DBD (Demam Berdarah) dan kemudian, otot saraf kaki kiriku terjepit.
Bersyukur, karena DBD nya cepat ditanggulangi, tapi yang paling menyiksa ku adalah
penyakit ku yang kedua. Tadinya aku berfikir, ini cuma cidera otot biasa, yang jika dipijet akan langsung sembuh.

Hahahahahaha.... ternyata saya salah saudara2... ternyata lebih dari itu.
Dan yang namanya sudah berhubungan dengan saraf, rasanya aduhaiiiiiiiii sekali.
Karena, masih dalam proses pemulihan infeksi kelenjar limp ini juga , aku diharapkan untuk mengurangi konsumsi obat. So, yang namanya obat penghilang rasa sakit pun harus dihindari semaksimal mungkin. Serangan terdasyat yang pernah aku terima. Setiap berdiri, seluruh tubuhku rasanya ikut menjerit. Bahkan untuk beranjak dari tidur ke posisi duduk saja, aku butuh waktu 1 jam sendiri, waktu itu :)

Perbuatan bodoh dan keras kepalanya adalah, aku masih berfikir dengan istirahat yang cukup maka perlahan nanti semuanya bisa kembali normal.
Gubraks!!!!!!
Tolong jangan ditiru yach saudara-saudara. *saya maluhhhhhhhhh- dan sekarang sudah bisa menertawakan kebodohanku ini*
Sekolah tinggi-tinggi, pikiran kok cetek toh ndok.... *hihihihihihi*

Puncaknya adalah, ketika aku bilang ke B'Budi. I give up.
Dia langsung terbang dari Palembang, dan meninggalkan semua pekerjaannya dan menjemputku. (Thank you B'Budi)
Dalam kurun waktu kurang lebih 2 - 3 jam, aku sudah dilarikan ke RS, tidak bisa jalan, menjerit2 kesakitan,hampir pingsan, karena harus menahan sakit yang luar biasa. Jadi deh ik, jadi penghuni sehari, dan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Aku harus bersyukur karena, tidak mengalami kondisi yang lebih parah, dan disarankan menjalankan terapi.

Hihihihihihihi......
Proses terapi yang menyenangkan, menyiksa, menyakitkan sekaligus memalukan.

Menyenangkan karena tempatnya terapi dan orang2nya menyenangkan.
Menyiksa dan menyakitkan, karena proses terapinya menguras banyak tenaga, dan
mengakibatkan kelelahan yang luar biasa... karena nya setiap malam aku pasti meriang disco dan kalau sudah parah, badan ku bisa sampai biru-biru.... what a day.
Memalukannya adalah karena ahli terapi terbaik di tempat itu adalah berjenis kelamin
laki-laki, dan bagian yang terluka parah berada di bagian belakang dari mulai tulang ekor ke paha bawah. Boooooooooooooooooooooooooo, mau ndak mau, ik buka-bukaan deh ma tuh bapak. Urat kemaluan ku disimpan dulu dah yang penting ik sembuh. TITIK

Hahahahhahaha....
Aku bersyukur, karena hari ini terapi ku selesai, dan tidak lagi harus bertemu dengan
bapaknya. Selebihnya aku harus lebih hati2 dan belajar semuanya mulai dari nol.
Sebelum aku berdoa tadi malam, aku masih marah, masih berfikiran jelek, masih kecewa dan masih sangat sedih dengan kondisiku.

Jadi ndak pede, jadi ndak bisa berbuat apa2, jadi ndak berguna.... itulah yang aku
rasakan. Tapi setelah aku berdoa, aku melihat semuanya dalam prespektive berbeda.

Mungkin ini adalah teguran dari Tuhan, atas kesalahan yang mungkin aku lakukan kepada
orang-orang yang sengaja maupun tidak sengaja aku lakukan.
Bisa juga ini adalah teguran dari Tuhan, karena selama ini aku terlalu sibuk dengan
pekerjaanku sampai2 sering tidak melihat ke dalam - keluarga inti, hanya melihat ke luar - teman dan dunia ku, berkutat dengan ambisi dan hal-hal yang tak penting lainnya.

Tapi yang pasti, aku belajar untuk melepaskan, dan menerima kondisiku saat ini.
Dengan segala kekurangan dan kelebihanku.
Melepaskan orang-orang yang mungkin juga lebih baik tidak bersama ku, dan berhak
mendapatkan yang lebih baik dariku.
Bersyukur, bahwa dengan kejadian ku ini, banyak teman-teman yang juga dapat mengambil pelajaran. Bersyukur, bahwa ternyata Tuhan masih sangat sayang padaku, sehingga memperbolehkan semuanya ini terjadi.

Aku percaya, semua yang terjadi dalam hidupku akan membuatku semakin dewasa.
Dibutuhkan kesabaran, keteguhan hati, kemauan yang kuat dan juga keiklasan untuk menerima semuanya. Sampai saat ini aku masih terus berjuang untuk semuanya itu.

I'm just an ordinary girl.
Yang terus belajar untuk menjadi diriku sendiri, menjadi orang yang lebih dewasa, walaupun aku tahu... sangat menyebalkan untuk menjadi dewasa.... *hahahahhaha*

Dan aku bersyukur.....

Friday, October 03, 2008

People Get Ready

October 03, 2008 0 Comments
People get ready
There's a train a-coming
You don't need no baggage
You just get on board
All you need is faith
To hear the diesels humming
Don't need no ticket
You just thank the lord

People get ready
For the train to Jordan
Picking up passengers
From coast to coast
Faith is the key
Open the doors and board them
There's room for all
Among the loved the most

There ain't no room
For the hopeless sinner
Who would hurt all mankind just
To save his own
Have pity on those
Whose chances are thinner
Cause there's no hiding place
From the kingdoms throne

So people get ready
For the train a-comin
You don't need no baggage
You just get on board !
All you need is faith
To hear the diesels humming
Don't need no ticket
You just thank, you just thank the lord


Yuhuuu....finally back home and very bless because day by day in my life I see how God loves me so much.

Yups, I spend my holiday back to my home town to take a rest and take a depth breath, just to put my self out of box and realize that, I'd been there done that.

So, what next things to do for the unsure life for me now.
Since the doctor said that I can't do a lot of things as used to be.
I have my limitation now.

Sad?
No man ....
I'm so glad, and be thankful that God loves me so much, so He made this things happen to me. He knows that I can pass all this things with Him.
Just a little though that, this is the time for me to take a rest, and let God lead my way.

Simple though that wake me up, that I'm nothing because of Him.
Simple words that said to me, please don't be mad so fast anymore.
Just give the forgiveness as much as you can.
To give much in your life it will make your life meaningful and BOLD.

Friday, August 29, 2008

Silent & Pray

August 29, 2008 0 Comments
Kondisi terakhir...
Sekarat hampir tak berjiwa...
Kosong melompong...
Aku putuskan untuk duduk diam dan melipat tanganku sembari berdoa.

Aku butuh dahaga...

Kuingin kesegaran pembangkit selera...
Yuuuuuu...*sing* - hehehehehe...

*Sigh*, mungkin ini yang dinamakan 'udah kerasukan arwah manja'.
Akhir-akhir ini, sankin terlalu banyak masalah, sepertinya kualitas kegigihan dan tahan banting ku berkurang. Sehingga, sering kali tanpa aku sadari aku bergantung dan terlalu berharap kepada 'manusia'.

Terlalu banyak yang dipendam dan dipikirkan sendiri.
Padahal udah jelas2, Dia bilang, "Marilah datang padaKU, hai kamu yang letih dan lelah."
Gini nih, akibat dari kurang berserah.

Hehehehe....

Cerita ke orang lain, mungkin hanya dapat melegakan sesaat.
Menggantungkan dan terlalu berharap bahwa orang lain dapat selalu berada disisiku setiap saat, juga rasanya tidak adil untuk orang itu.
Sedangkan mereka juga masih punya beribu pekerjaan dan pikiran yang berlipat kali ganda.

Maaf.
Kalau memang merepotkan selama ini :).
Tapi sungguh, akhirnya mataku terbuka.
Dan, aku benar-benar berterimakasih untuknya, ternyata Tuhan masih sayang padaku.

Terima kasih buat semua dukungan, doa dan masukannya selama ini.
Rasanya menyenangkan.Really.

What next?
Trying to find half of my soul that has gone away :).
Feels like I wanna go home.
Recharge energi dan tingkat kedewasaan lagi.
Recharge semangat juang dan harapan lagi.

Doaku:
Bapa yang baik, bantu aku untuk melalui semua ini.
Kita sudah berjalan sejauh ini sekarang, dan aku yakin Kau tidak pernah meninggalkan ku sendiri :).
Aku tahu, terkadang aku sering egois bahkan keras kepala.
Aku juga tahu, orang-orang diluar sana sekarang banyak yang menertawakan ku.
Mereka bisa jadi teman ku, rekan kerja ku, pacarku, bahkan mungkin juga keluarga ku sendiri.

Aku tidak pernah tahu Tuhan.
Tapi kalau Engkau temanku, siapakah lawanku?

Bapa, aku percaya semua yang datang saat ini, pasti akan menuju arah yang lebih baik.
Ajarkan aku untuk lebih bertekuk lutut padaMu lebih lagi.
Lebih merendahkan diri.
Ampuni aku Bapa, kalau saat ini aku akan memilih DIAM.
Aku hanya mencoba dan melihat diluar dari sudut pandangku.

Ajari aku Tuhan, untuk bisa mengambil tindakan yang bijaksana.
Jangan kehendak ku yang jadi Bapa, tapi kehendak Mu jadilah.

Amin.